Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak STNK

Menghitung Denda Telat Bayar Pajak STNK Langkah langkah dan bagaimana sih Cara Terbaru dalam Menghitung Denda ketika anda Telat dalam Membayar Pajak STNK Kendaraan baik motor maupun mobil jika telat 1 tahun, atau dalam waktu yang pendek telat 1 bulan dan sterusnya itu ternyata sangat mudah dan simple sekali. Kali ini akan kami sajikan uraian lengkapnya kepada anda sebagai bahan refensi nantinya jika anda amu membayar pajak.

Seperti yang kita ketahui di era kepimpimpinan Jokowi surat menyurat dan memperpanjang baik STNK dan plat kendaraan bermotor naik tarifnya menjadi 100% nah tentu saja anda harus bisa menghitung sendiri.

Dewasa ini perkembangan kepimilikan motor khususnya sangat masip sekali dan sangat banyak. Dimana memang selain itu juga untuk mendapatkan motor anda tidak usah memiliki duit cash dulu, dengan sisitem kredit sangat memungkinkan sekali kepimilikan motor ini susuah di kendalikan. Bayangkan saja hanya dengan uang muka 1 juta anda bisa membawa pulan motor baru, bahkan ada yang tanpa uang muka. Namun kami sarankan jika tidak perlu banget anda jangan kredit ya.

Cara Terbaru Menghitung Denda Telat Bayar Pajak STNK Kendaraan Bermotor Telat 1 Tahunan sebenarnya sangat mudah, dan kami terlebih dahulu luruskan banyak pemahaman yang salah dimana ketika anda membyar pejak telat 1 hari dibulan anda membayar maka hitunganya telat 1 bulan bukan 1 tahun ya dan ini banyak yang kliru. Hal ini berlaku pula di bulan berikutnya.

Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak STNK

Contohnya :

Anda memiliki motor vario 125, nah anda bisa cek berapa pajak pertahunya dimana angka ini bisa ditemukan di STNK anda. Misalkan saja pajaknya sebesar Rp 200.500 + SWDKLLJ (Sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan) sebesar Rp 35.000 maka pajak yang harus dibayar adalah Rp 235.500. sebagaimana tertera di stnk karena tidak telat membayar pajak. jika terlambat bayar pajak maka kena denda PKB + denda SWDKLLJ.

Cara Perhitungan Telat Membayar Pajak Sepeda Motor Telat 1 Tahun

Denda PKB per tahun : 25 %.
Terlambat 1 bulan : PKB x 25% x 1/12.
Terlambat 2 bulan : PKB x 25% x 2/12.
Terlambat 1 tahun : PKB x 25% x 12/12

Denda PKB = biaya PKB x 25% x 12/12
yaitu = 184.500 x 25 % x 1
hasilnya = Rp 46.125

Denda SWDKLLJ Rp 32.000

Denda keseluruhan = Denda PKB + denda SWDKLLJ
yaitu = 46.125 + 32.000
hasilnya = Rp 78.125

Biaya pajak yang harus dibayar adalah biaya PKB + SWDKLLJ + denda keseluruhan
yaitu = 184.500 + 35.000 + 78.125
hasilnya = Rp 297.625

jadi, Cara Menghitung Denda Pajak Motor selama 1 tahun harus dibayar adalah Rp 297.625.

Rumus denda keterlambatan diatas diambil dari beberapa sumber, mohon koreksi juga jika ada salah.

Bagaimana, sekrang anda sudah bisa kan bagaimana Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak yang sudah kami ulas tuntas dalam artikel di atas, semoga bermanfaat, dan kalau bisa usahakan membayar pajak minimal 1 minggu sebelum jatuh tempo.

/* */